Review Film Tarot (Horor)


Dengan durasi hampir 2 jam, Film Tarot adalah bukti bagaimana film horor berkualitas disajikan dengan sederhana namun membuat seisi ruangan bioskop menjerit bersamaan. Film ini resmi tayang di bioskop tanggal 7 Mei 2015 di seluruh bioskop tanah air.


Hampir tidak percaya bahwa tiket film ini ludes seketika di jam penayangan pertama di bioskop Semarang yang diputar di teater 3. Dan terpaksa saya harus mengambil jatah jam kedua yaitu jam 14.25 wib.


Berhasil menarik pasar potensial


Ludesnya tiket film tarot cukup menarik bagi saya. Karena situasi seperti ini sangat jarang. Saya gak yakin kalau ini sedang nonton bareng. Semisal iya, saya sudah membuktikannya jam kedua. Dan itu juga penuh.


Bioskop Semarang memang tak kenal ampun untuk sebuah film yang tayang perdana. Namun tidak dengan film besutan Jose Purnomo ini yang kembali menjadi Sutradara. Nama besarnya untuk genre ini memang selalu ditunggu.


Jumlah penonton yang besar kali ini malah datang dari para pelajar atau segmen remaja. Dimana segmen ini mulai jarang terlihat ditiap kali pemutaran film perdana jam pertama. Applaus buat tim film kali ini.


Ikon Horor Indonesia


Mencuatnya duet Shandy Aulia dan Boy William tiap kali memerankan film bergenre horor, membuat keduanya kembali disandingkan oleh Hitmaker Studios selaku produksi.


Yah, mereka benar-benar menjadi ikon horor untuk film Indonesia. Kecantikan dan ketampanan kedua film ini selalu berhasil menarik perhatian penonton film. Ini juga sebagai alasan saya memilih film ini ketimbang film Youtubers yang sama-sama tayang .


Masih seputar rumah mewah


Sepertinya film yang dibintangi kedua pemain ini tak jauh-jauh dari film yang bersetting rumah tua dan mewah. Seperti rumah gurita sebelumnya. Dan kali ini pun sama.


Membayangkan dari luar rumah sebesar ini pasti membuat tertarik siapapun. Tapi saat harus tinggal sendirian, jadi merinding juga. Anggapan rumah angker seolah tak terbantahkan.


Tren kamera drone


Teknologi juga berperan penting untuk menghadirkan sudut pandang yang berbeda. Sepertinya, kamera yang diambil drone menjadi tren sendiri bagi sineas film Indonesia.



Inti cerita


Bagaimana rasanya hidup Anda diramal dan diberitahu kepada Anda bahwa ada banyak kejadian yang harus Anda hadapi? Apalagi, kejadian ini berhubungan dengan masa lalu Anda.


Dan tak perlu lama-lama, kejadian itu dimulai dengan alur mundur kebelakang. Bagaimana masa kecil Shandy Aulia yang berperan sebagai Julie ternyata memiliki saudari kembar. Konflik pun dihadapkan dengan waktu yang sudah berubah.


Untuk memberi efek dramatis, gambar film pun disetting dengan tampilan warm. Perjuangan keduanya menjadi ketakutan penonton muda yang saya lihat selalu menutup mata. Meski sesekali mereka tertawa tanpa adanya adegan lucu.


Cerita kejutan pun menjadi film ini sangat layak diapresiasi. Saya kira akan selesai dengan bahagia setelah semua berakhir. Ternyata ini belum. Penonton kembali dibawa waswas dan histeris sendiri. Suasana yang begitu jarang saya lihat untuk genre ini bila full tempat duduk.


...


Dengan kategori umur 13 tahun keatas, film ini sangat aman untuk ditonton oleh remaja. Skeptis terhadap film horor yang seksi itu sangat sulit ditemukan untuk menggambarkan secara keseluruhan film ini.


Malah yang ada sisi cantiknya Shandy Aulia yang benar-benar terekspos tanpa mengurangi kadar film ini. Dengan tema besarnya tentang kartu Tarot, membuat film ini benar-benar wajib Anda tonton akhir pekan ini di bioskop kesayangan Anda.


Bakalan banyak kejutan untuk cerita film ini. Dan saya tak ragu mengatakan bahwa seperti inilah film horor yang berkualitas menurut saya. Selamat!


by @asmarie_


...

Informasi Pemasangan Iklan


Hubungi @dotpromosi
Email : dotsemarang [@] gmail.com

0 Response to "Review Film Tarot (Horor)"

Posting Komentar

Entri Populer

2015 4G Acer Agenda akun kota Album Aplikasi aplikasi foto aplikasi media sosial ASUS Baru Berita berita film Beyond Bioskop bioskop lokal biznet Blog blogger blogger semarang Catatan cerita sejarah Curug Sewu denok amp; Kenang 2015 dotsemarang dugderan Dunia e-commerce Event famtrip Fasilitas Film Flash Foto grup facebook harga ponsel Headline Hotel Hotel Semarang Instagram Internet jadwal film Java Supermall Jawa Tengah jumlah penduduk kota Semarang Kabupaten Semarang Kamera Kantor PIP Kegiatan Kerjasama Kofindo Komunitas komunitas blogger semarang komunitas instagram semarang Konten KopdarSMG kota lama Laptop lenovo Liga Blogger Indonesia Linux mal Marketing Masjid Agung Jawa Tengah Media Sosial Museum museum keliling museum ranggawarsita Nissin Biskuit ojek wisata Kota Lama Oleh-oleh Oleh-oleh Semarang pameran film dokumentar Jateng Pameran gadget Pameran handphone Pameran komputer pandanaran pasar johar Pasar Jumat pasar klitikan Pasar Peterongan Pekalongan Pekerjaan Periscope Photo Ponsel Portofolio Powerbank Puasa 2015 review film Sam poo kong Semarang Computer Center Semarang Gallery Semarang great sale 2015 Semarang Smart City Semargres2015 Serba-serbi Smartfren Smartphone Solo sony bloggie Sri Ratu Statistik Storytelling Tablet TeaLinux Teknologi Tempat Wifi di Semarang Tempat Wisata TI Tips Tips Foto Trend TweetDeck Twitter ultrabook Video Visit Jawa Tengah vivo smartphone Website website semarang wifi.id Wificorner Windows phone Wisata Wisata belanja Wisata Kendal wisata Semarang WWIM zenfone 2